Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren dan perkembangan studi educational neuroscience dalam konteks pendidikan abad ke-21 melalui pendekatan bibliometrik menggunakan data dari database Scopus. Analisis dilakukan terhadap publikasi yang terbit antara tahun 2000 hingga 2025, menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengeksplorasi kata kunci, kolaborasi antar penulis, dan jejaring antar negara. Hasilnya menunjukkan bahwa educational neuroscience telah mengalami evolusi tematik, dari fokus awal pada pemetaan otak dan neuroimaging menuju isu-isu kontemporer seperti e-learning, executive function, dan neuromyths. Visualisasi jaringan mengungkapkan bahwa penulis seperti Goswami, Howard-Jones, dan Ansari merupakan tokoh kunci dalam ekosistem riset ini, sementara Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada memimpin kolaborasi global. Studi ini menegaskan pentingnya pengembangan literasi neurosains dan inklusivitas kolaboratif dalam mendukung praktik pendidikan berbasis bukti yang relevan dengan tantangan abad ke-21.
Cite
CITATION STYLE
Supriandi, Judijanto, L., Heston Runtunuwu, P. C., & Indriawati, R. (2025). Tren Penelitian Educational Neuroscience dalam Pendidikan Abad 21 berdasarkan Kajian Bibliometrik pada Database Scopus. Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran Dan Inovasi Pendidikan), 7(2), 352–361. https://doi.org/10.52005/belaindika.v7i2.384
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.