Abstract
Kabupaten Sijunjung merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Barat dengan kondisi topografi wilayah memiliki ciri yang berbukit-bukit, berada pada ketinggian antara 120 sampai 1.335 m di atas permukaan laut. Pada tahun 2018 tercatat 22 kejadian tanah longsor di Kabupaten Sijunjung diantara-nya di Nagari Tanjung Gadang dan Nagari Timbulun kecamatan Tanjung Gadang yang mengakibatkan korban jiwa dan rusaknya rumah warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan faktor dominan penyebab potensi longsor di Kabupaten Sijunjung. Metode penelitian adalah metode kualitatif deskriptif melalui wawancara terhadap informan yang terlibat dalam pengelolaan longsor. Teknik pengumpulan data melalui studi literature, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terdapat 9 faktor-faktor yang menyebabkan potensi longsor, faktor dominannya yaitu curah hujan yang tinggi, kondisi lereng yang curam, kondisi tanah yang rawan erosi, alih fungsi lahan, penebangan hutan secara liar, dan pembangunan jalan yang memotong lereng.
Cite
CITATION STYLE
Ardes, W., Mizwar, Z., & Rahmat Putra, R. (2024). FAKTOR PENYEBAB TANAH LONGSOR PADA WILAYAH KABUPATEN SIJUNJUNG. SIGMA TEKNIKA, 7(2), 428–438. https://doi.org/10.33373/sigmateknika.v7i2.6799
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.