Pengembangan Essence dari Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.)

  • Ameliana L
  • Wisudyaningsih B
  • Nurahmanto D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
86Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dilaporkan memiliki sifat antioksidan alami. Brazillin merupakan salah satu kandungan senyawanya yang berkhasiat sebagai antioksidan. Antioksidan dapat digunakan untuk mencegah penuaan dini pada kulit. Essence adalah salah satu kosmetik yang mengandung antioksidan topikal. Essence memiliki keunggulan dibandingkan produk perawatan kulit lainnya dan essence lebih mudah menyerap ke dalam kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan dan mengevaluasi essence ekstrak etanol kayu secang sebagai antioksidan topikal. Simplex lattice design digunakan untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi butilen glikol dan gliserin pada karakteristik essence. Metode yang digunakan dalam ekstraksi adalah maserasi dengan pelarut etanol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa butilen glikol dan gliserin dapat meningkatkan viskositas dan nilai pH essence. Formula essence optimum terdiri dari 10% butilen glikol dengan prediksi nilai viskositas 2,944 dPas dan pH 5,075. Formula optimum essence ekstrak kayu secang memiliki tekstur kental, bau khas ekstrak, berwarna kuning kecoklatan, homogen, dan memiliki daya sebar 14 cm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ameliana, L., Wisudyaningsih, B., Nurahmanto, D., & Dianatri, Y. A. M. (2022). Pengembangan Essence dari Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.). JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA, 20(1), 101. https://doi.org/10.35814/jifi.v20i1.1139

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free