Abstract
Budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan. Keberhasilan pembesaran ikan nila sangat ditentukan oleh kualitas air sebagai media hidup utama. Penelitian ini bertujuan untuk memantau kesesuaian kualitas air pada kolam pembesaran ikan nila (Oreochromis niloticus) di Pokdakan Lestari, Desa Klangenan, Kabupaten Cirebon. Parameter yang diamati meliputi suhu, pH, oksigen terlarut (DO), dan kecerahan. Pengukuran dilakukan secara in situ menggunakan WQC (Water Quality Checker) dan Secchi disk pada pagi, siang, dan sore hari selama 14 hari, kemudian hasilnya dianalisis secara deskriptif komparatif dengan mengacu pada standar SNI 7550:2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu air berkisar 25,6–31,3°C dengan rata-rata 28,2°C; pH 6,6–8,3 dengan rata-rata 7,3; DO 3,52–6,26 mg/L dengan rata-rata 4,93 mg/L; serta kecerahan 30–40 cm dengan rata-rata 34,6 cm. Secara keseluruhan, parameter kualitas air masih berada dalam kisaran standar SNI, meskipun nilai DO terdapat hasil pengukuran yang mendekati batas kritis. Dengan demikian, kondisi kualitas air kolam pembesaran masih sesuai untuk mendukung pertumbuhan ikan nila, namun tetap memerlukan monitoring kualitas air secara rutin untuk menjaga stabilitas ekosistem budidaya.
Cite
CITATION STYLE
Hidayaturohman, F., Mollynda, M., & Elinah. (2025). Monitoring Kesesuaian Kualitas Air pada Kolam Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) di Pokdakan Lestari, Klangenan, Cirebon. Jendela ASWAJA, 6(3), 502–510. https://doi.org/10.52188/jeas.v6i3.1472
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.