Keamanan Laci Berbasis Mikrokontroler dengan Sensor LDR dan RFID

  • Putra Y
  • Prabowo C
  • Asri E
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Laci untuk penyimpanan barang-barang elektronik yang berukuran mikro yang biasanya  di digunakan di kampus adalah adalah tipe laci napolly yaitu laci dari bahan plastik, laci ini dinilai kurang efektif karena tidak adanya pemberitahuan bahwa laci sedang terbuka ataupun laci sedang dibuka oleh seseorang. Dalam hal ini penulis merancang dan membuat  Prototype Keamanan Pintu Laci Menggunakan Sensor LDR dan RFID dengat Platform  Sentora yang Berbasis Mikrokontroler. Sistem ini dilengkapi sensor LDR sebagai pendeteksi bahwa jika  laci terbuka terlalu lama maka alaram akan aktif sampai pintu kembali di tutup. RFID sebagai akses pembuka pintu laci. ESP8266 sebagai media pengiriman data dari Sistem Arduino ke Sentora dan menggunakan web service untuk memberi informasi kepada pemilik laci. Jika sensor LDR mendeteksi pintu laci terbuka terlalu lama maka ESP8266 akan mengirimkan informasi ke sentora yang menggunakan web service sebagai notifikasi. Jika Tag RFID terdaftar, maka solenoid terbuka. Keadaan solenoid sebagai pengunci pintu akan ditampilkan di web service bahwa keadaan solenoid berubah. Dari pembuatan alat ini, diharapkan jika ada seseorang yang ingin membobol laci akan dengan mudah ditangkap dan lebih menjaga keamanan karena menggunakan keamanan berlapis

Cite

CITATION STYLE

APA

Putra, Y., Prabowo, C., & Asri, E. (2020). Keamanan Laci Berbasis Mikrokontroler dengan Sensor LDR dan RFID. JITSI : Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi, 1(3), 108–113. https://doi.org/10.30630/jitsi.1.3.15

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free