Dominasi Media Sosial dalam Aktivitas Digital dan Tingkat Ketergantungan Internet pada Remaja

  • Fitriah F
  • Limansyah D
  • Listiya M
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan internet dan media sosial yang pesat dalam satu dekade terakhir telah mengubah pola komunikasi, hiburan, serta pembelajaran, terutama dikalangan remaja. Intensitas penggunaan media sosial yang tinggi dapat memicu perilaku adiktif yang berdampak pada kesehatan mental dan aktivitas sehari-hari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola penggunaan internet dan media sosial, serta tingkat ketergantungan internet pada remaja. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode suvei terhadap 200 responden berusia 16-18 tahun dari dua SMA di Pontianak Timur. Data dikumpulkan menggunakan dua jenis kuesioner terstruktur. Insrumen pertama yakni Internet Addiction Test (IAT) versi Indonesia yang telah tervalidasi. Instrumen kedua dirancang peneliti untuk mengeksplorasi pola penggunaan internet dan media sosial. Data disnalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (66.5%) dan berusia 17 tahun (53%). Aktivitas daring paling dominan adalah mengakses media sosial (93%), chatting (87%), mengerjakan tugas (83.5%), dan menonton video (78%). Platform media sosial yang paling banyak digunakan adalah Instagram, YouTube, dan TikTok, sedangkan WhatsApp menjadi aplikasi komunikasi utama. Berdasarkan skor IAT, 47% responden berada pada kategori normal, 46% pada kegori ringan, dan 7% kategori sedang, dengan rata-rata skor 29.02. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sebagian besar remaja berada pada kategori penggunaan normal, sektar 54% menunjukkan indikasi ketergantungan ringan hingga sedang. Oleh karena itu, literasi digital, pengaturan waktu daring, dan dukungan keluarga menjadi langkah penting untuk mencegah adikasi intertnet.Background: The development of the internet and social media over the past decade has significantly transformer communication, entertainment, and learning patterns, especially among adolescents. High social media usage can lead to addictive behaviors that negatively impact mental health and daily activities. Objective: This study aims to describe internet and social media usage patterns and analyze internet addiction levels among adolescents. Method: This research was conducted using a survey method involving 200 respondents aged 16-18 years from two senior high schools in Pontianak Timur. Data was collected using two types of structured questionnaires. The first instrument was the validated Indonesian version of the Internet Addiction Test (IAT). The second instrument was designed by the researchers to explore patterns of internet and social media use. Data was analysed using quantitative descriptive methods. Result: The result indicate that the majority of respondents were female (66.5%) and 17 years old (53%). The most dominant online activities were accessing social media (93%), chatting (87%), completing school task (83.5%), and watching videos (78%). Instagram, YouTube, and TikTok were the most frequently used social media platforms, while WhatsApp was the main communication application. Based on IAT scores, 47% of respondents were categorized as mild addiction, 46% as normal, and 7% moderate addiction, with an average scire of 29.02. Conclusion: This study concludes that although most adolescent are within the normal usage category, approximately 54% show signs of mild to moderate internet addiction. Therefore, digital literacy, time management, and family support are essential steps to prevent internet addiction.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fitriah, F., Limansyah, D., & Listiya, M. A. (2026). Dominasi Media Sosial dalam Aktivitas Digital dan Tingkat Ketergantungan Internet pada Remaja. Khatulistiwa Nursing Journal, 8(1), 20–32. https://doi.org/10.53399/knj.v8i1.347

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free