Abstract
Salah satu penyebab hasil belajar siswa yang tidak memuaskan disebabkan karena mereka kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Siswa terbiasa hanya menerima dan kurang diberikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Khusus materi volume kubus dan balok, siswa kesulitan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) kontek kerajinan anyaman bambu pada materi volume kubus dan balok. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus penelitian, masing-masing siklus terdapat empat tahapan penelitian yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data terdiri dari lembar observasi dan tes akhir. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu pengolahan data yang diperoleh dari angka rata-rata (mean) dan persentase. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini ialah siswa kelas V SDN Sungai Langsat. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar sebanyak 50% dari siklus I ke siklus II secara klasikal setelah diterapkan model pembelajaran PBL. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sungai Langsat pada materi volume kubus dan balok.
Cite
CITATION STYLE
Fahjri, A. D., Fajriah, N., & Sari, A. (2024). MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN SUNGAI LANGSAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PBL DENGAN KONTEKS KERAJINAN ANYAMAN BAMBU. JURMADIKTA, 4(3), 73–85. https://doi.org/10.20527/jurmadikta.v4i3.2425
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.