Abstract
Iradiasi sinar gamma merupakan salah satu cara untuk mendapatkan varietas tanaman krisan melalui mekanisme mutasi genetic dengan cepat. Teknik dan dosis iradiasi menentukan kualitas hasil mutasi. Telah dilakukan penelitian di Kebun percobaan, Batan, Cipanas mengenai Pengaruh Iradiasi Sinar Sinar gamma Terhadap Pertumbuhan Krisan dengan Menggunakan Teknik Iradiasi Tunggal dan Berulang. Berdasarkan hasil pengamatan, iradiasi sinar sinar gamma 10 Gy dapat merangsang pertumbuhan tinggi tanaman krisan dengan rata-rata 21,10 cm, percepatan munculnya calon bunga pertama dengan presentase 100% dan perlakuan iradiasi dengan taraf dosis 10 Gy dan 20 Gy menginduksi warna bunga bermutasi menjadi warna kuning dengan presentase 20% dan 17,04%. Perlakuan iradiasi 30 Gy dan 40 Gy menyebabkan tanaman krisan Kusumasakti tidak dapat berbunga. Taraf dosis 10 Gy berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan krisan sehingga pada umur 6 MST persentase bunga pertama yang tumbuh mencapai 86,67% dengan menggunakan teknik iradiasi tunggal dan 83,33% dengan menggunakan teknik iradiasi berulang. Total 57 tanaman mutan positif yang potensial untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan pemulian tanaman.
Cite
CITATION STYLE
Fajar Al Afghani. (2022). Mutan Potensial pada Pertumbuhan Tanaman Krisan dengan Iradiasi Sinar Gamma. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 3(1), 537–545. https://doi.org/10.47687/snppvp.v3i1.337
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.