Hubungan Asupan Kalsium Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Karangmojo II Gunungkidul

  • Zakiyah Fatiah Al Ulya Marwah
  • Dittasari Putriana
  • Ibtidau Niamilah
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stunting adalah kondisi tergangguannya pertumbuhan yang ditandai dengan panjang badan atau tinggi badan anak yang lebih rendah dibandingkan anak seusianya. Di Kabupaten Gunungkidul, prevalensi stunting sebesar 22,2%, sedangkan prevalensi stunting di Puskesmas Karangmojo II sebesar 24,23%. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi kejadian stunting adalah asupan zat gizi mikro seperti kalsium. Kekurangan kalsium dapat menghambat proses mineralisasi matriks tulang yang baru terbentuk dan menggangu fungsi osteoblast pembentukan tulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalsis hubungan antara asupan kalsium dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Karangmojo II Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan analitik cross-sectional. Sampel terdiri atas 80 balita usia 24–59 bulan, yang diperoleh melalui teknik quota sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data asupan kalsium diperoleh dengan menggunakan kuesioner Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan data kejadian stunting diperoleh dari pengukuran antropometri (tinggi badan) dengan indikator tinggi badan menurut umur (TB/U). Uji hubungan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Correlation dengan p-value <0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai median asupan kalsium adalah 732,4 mg/hari yang dikategorikan sebagai cukup. Nilai median kejadian stunting -1,35  yang dikategorikan normal dan persentase stunting 28,75%. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kalsium dan stunting (p=0,0174).

Cite

CITATION STYLE

APA

Zakiyah Fatiah Al Ulya Marwah, Dittasari Putriana, & Ibtidau Niamilah. (2025). Hubungan Asupan Kalsium Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Karangmojo II Gunungkidul. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 8(2), 659–670. https://doi.org/10.54100/bemj.v8i2.495

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free