ANALISIS VARIASI PENDINGIN DAN METODE PENGELASAN TERHADAP KEKERASAN PADA MATERIAL BAJA PADUAN KARBON RENDAH MENGGUNAKAN LAS SMAW

  • Wahyu Aji Peratama
  • Fajar Satriya Hadi
  • Ali Hasbi Ramadani
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengelasan adalah suatu metode yang digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih logam menggunakan energi panas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh metode pengelasan dan jenis bahan pendinginan setelah proses pengelasan terhadap kekerasan yang dihasilkan, dengan variasi posisi 1G, 2G, 3G, dan 4G dan variasi jenis bahan pendingin air kelapa, pasir, dan udara. Data yang didapatkan dari penelitian ini akan disajikan dalam bentuk tabel atau grafik. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari masing-masing pengujian mendapatkan nilai kekerasan yang tidak sama. Dimana nilai kekerasan tertinggi diperoleh pada variasi posisi pengelasan 2G dengan pendinginan air kelapa mendapatkan nilai kekerasan 322,4 kg/mm2, kemudian kekerasan yang paling rendah menggunakan variasi posisi pengelasan 1G menggunakan media pendinginan pasir nilai yang dihasilkan adalah 192,8 kg/mm2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa setiap variasi posisi pengelasan dan variasi pendinginan yang digunakan berpengaruh terhadap nilai kekerasan

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyu Aji Peratama, Fajar Satriya Hadi, Ali Hasbi Ramadani, & Retno Eka Pramitasari. (2024). ANALISIS VARIASI PENDINGIN DAN METODE PENGELASAN TERHADAP KEKERASAN PADA MATERIAL BAJA PADUAN KARBON RENDAH MENGGUNAKAN LAS SMAW. Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, Dan Energi Terbarukan), 2(02), 34–40. https://doi.org/10.33752/motion.v2i02.6340

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free