PENGUATAN PERAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI RESIKO PENYAKIT JANTUNG

  • Kasron K
  • Susilawati
  • Wishnu Subroto
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Penyakit jantung merupakan istilah umum dari semua penyakit yang menyerang jantung sebagai sistem kardiovaskuler,  seperti Angina Pectoris (Nyeri dada), Acut Miocard Infarck (Serangan Jantung) dan Congestive Heart Failure (Gagal Jantung). Penyakit jantung di setiap negara menduduki peringkat pertama sebagai penyakit tidak menular (PTM) penyebab kematian nomor satu di dunia, dengan jumlah korban 17 juta setiap tahunnya. Penyakit jantung tersebut dapat dicegah dan dapat dideteksi lebih awal jika diketahui faktor resiko pada setiap orang yang dapat menyebabkan penyakit jantung tersebut. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kader tentang promosi kesehatan dan deteksi dini resiko penyakit jantung. Meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan intervensi deteksi dini resiko penyakit jantung.   Metode: Metode kegiatan bertahap dengan tahapan kegiatan sebagai berikut: 1) transfer pengetahuan dan demonstrasi penentuan factor resiko penyakit jantung, 2) Evaluasi tindakan penyuluhan. Hasil: Hasil yang diperoleh adalah kader dan warga mampu mengetahui cara deteksi dini gangguan penyakit jantung berdasarkan kuesioner skrining deteksi dini penyakit jantung. Setelah pengabdian ini dilakukan, kader diharapkan dapat menerapkan ke warga yang beresiko penyakit jantung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kasron, K., Susilawati, & Wishnu Subroto. (2022). PENGUATAN PERAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI RESIKO PENYAKIT JANTUNG. JURNAL ABDI MERCUSUAR, 2(1), 73–79. https://doi.org/10.36984/jam.v2i1.288

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free