PENDAMPINGAN PROGRAM PONDOK PESANTREN DALAM PENGUATAN SENI MEMBACA AL-QUR’AN

  • Ilham I
  • Kaharuddin K
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Seni membaca al-Qur’an merupakan salah satu komponen dalam cara membaca al-Qur’an. Melalui seni membaca al-Qur’an akan lahir generasi Islam yang mahir membaca al-Qur’an dengan syahdu (penghayatan) penuh dzauq (menyentuh hati) sehingga menambah keimanan dalam kehidupan. Seni membaca al-Qur’an menjadi program unggulan pada pondok pesantren Al-Husainy Kota Bima untuk memperkenalkan sekaligus melatih santri membaca sambil menghayati makna kandungan al-Qur’an. Target utama dari program pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu guru dan santri di pondok pesantren Al-Husainy Kota Bima untuk meningkatkan penguatan memahami Nagham maqamat (seni irama membaca Al-Qur’an) berdasarkan nada dan irama yang masyhur digunakan oleh para qurra’. Metode yang digunakan adalah melalui tiga tahapan utama, yaitu; pemaparan materi, pelatihan, dan penampilan santri. Hasil pengabdian menunjukan para santri sangat antusias mengingat selama ini belum ada focus program pembinaan pengabdian. Melalui program pengabdian ustadz Pembina seni membaca al-Qur’an yang terlibat dalam program ini menghasilkan metode nagham baru yang mudah, ringan menarik, dan menyenangkan serta mudah dipelajari.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ilham, I., & Kaharuddin, K. (2023). PENDAMPINGAN PROGRAM PONDOK PESANTREN DALAM PENGUATAN SENI MEMBACA AL-QUR’AN. Jurnal Pema Tarbiyah, 2(1), 10. https://doi.org/10.30829/pema.v2i1.2416

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free