Peran Sosial Iklan Layanan Masyarakat Bersama Hapus Kekerasan Seksual Edisi “Jangan Menyalahkan Korban”

  • Nugraha D
  • Jasjfi E
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Korban dari pelecehan seksual sering kali merasa tidak berani dan tidak aman melaporkan atas peristiwa yang menimpanya. Terdapat pula fenomena kurangnya rasa empati di lingkungan masyarakat, sehingga Kemdikbud RI mengunggah salah satu Iklan Layanan Masyarakat berjudul “Jangan Menyalahkan Korban” sebagai peringatan terhadap masyarakat untuk lebih baik mendengarkan keluhan dari para penyintas pelecehan seksual dan tidak langsung menyalahkan korban. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperdalam pemahaman terhadap tanda-tanda dan pesan sosial yang terdapat dalam Iklan Layanan Masyarakat tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori semiotika Roland Barthes sebagai pendukung untuk ditemukannya pesan dan tanda. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan mengobservasi setiap scene yang terdapat pada iklan, dan terdapat 6 scene dalam iklan dengan pesan di dalamnya. Hasil penelitian ini menunjukkan pemaknaan penonton iklan terhadap pesan sosial pada iklan, yaitu bahwa iklan tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepedulian mengenai kekerasan maupun pelecehan seksual dan memberi edukasi agar untuk tidak menyalahkan korban kekerasan maupun pelecehan seskual.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nugraha, D. P., & Jasjfi, E. F. (2024). Peran Sosial Iklan Layanan Masyarakat Bersama Hapus Kekerasan Seksual Edisi “Jangan Menyalahkan Korban.” De-Lite: Journal of Visual Communication Design Study & Practice, 4(1), 13. https://doi.org/10.37312/de-lite.v4i1.8702

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free