PERAN KELUARGA DALAM PEMBINAAN IMAN GENERASI MUDA SERTA RELEFANSINYA TERHADAP AMSAL 22:6 DI KUASI PAROKI SANTO MATIUS LEWUMBANGGA

  • Minggu F
  • Manek J
  • D. Baha H
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran keluarga dalam pembinaan iman generasi muda dan relevansinya dengan ajaran Amsal 22:6 di Kuasi Paroki Santo Matius Lewumbangga. Dalam konteks kekinian, di tengah tantangan pengaruh sosial, budaya, dan teknologi, keluarga menjadi unit pertama yang menentukan dalam pengenalan dan penguatan iman anak-anak. Amsal 22:6 mengingatkan pentingnya pendidikan iman yang dimulai sejak dini untuk membentuk karakter dan keimanan yang kokoh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang menggabungkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk menggali peran orang tua dalam mendidik iman di rumah dan di gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan rohani seperti doa bersama, pembacaan Alkitab, dan kehadiran dalam program-program gereja, keluarga dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan spiritual anak. Oleh karena itu, pembinaan iman merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga dan gereja, dengan orang tua sebagai teladan utama. Di samping itu, pentingnya kolaborasi antara kedua pihak ini akan memperkuat ketahanan iman generasi muda di tengah perubahan zaman.

Cite

CITATION STYLE

APA

Minggu, F. S., Manek, J. U., & D. Baha, H. A. (2025). PERAN KELUARGA DALAM PEMBINAAN IMAN GENERASI MUDA SERTA RELEFANSINYA TERHADAP AMSAL 22:6 DI KUASI PAROKI SANTO MATIUS LEWUMBANGGA. RADIX: Jurnal Filsafat Dan Agama, 3(01), 12–23. https://doi.org/10.69957/radix.v3i01.2087

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free