FAJAR SHADIQ DALAM PRESPEKTIF ASTRONOMI

  • Sudarmadi Putra
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang definisi fajar shodiqdalam perspektif astronomi, yang selama inidipahami dalam perspektif syar’i adalah sebagaibenang putih muncul setelah hilangnya benanghitam di ufuk timur. Munculnya fajar kadzib belummenjadi tanda awal subuh sudah masuk tetapisebagai tanda masih bolehnya makan dan minum,tetapi jika fajar shodiq muncul dengan ditandaicahaya merah secara horisontal dan menyeluruh diufuk timur menandakan awal subuh sudah masuk.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.Penelitian menempuh beberapa langkah klasifikasidan verifikasi. Hasil penelitian menerangkan bahwaciri fajar shodiq dalam perspektif astronomi hamburancahaya di ufuk timur mulai terang menjelang pagihari pada kedudukan matahari -20 derajat dibawahufuk timur.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sudarmadi Putra. (2022). FAJAR SHADIQ DALAM PRESPEKTIF ASTRONOMI. Sanaamul Quran : Jurnal Wawasan Keislaman, 2(2). https://doi.org/10.62096/tsaqofah.v2i2.20

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free