Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang definisi fajar shodiqdalam perspektif astronomi, yang selama inidipahami dalam perspektif syar’i adalah sebagaibenang putih muncul setelah hilangnya benanghitam di ufuk timur. Munculnya fajar kadzib belummenjadi tanda awal subuh sudah masuk tetapisebagai tanda masih bolehnya makan dan minum,tetapi jika fajar shodiq muncul dengan ditandaicahaya merah secara horisontal dan menyeluruh diufuk timur menandakan awal subuh sudah masuk.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.Penelitian menempuh beberapa langkah klasifikasidan verifikasi. Hasil penelitian menerangkan bahwaciri fajar shodiq dalam perspektif astronomi hamburancahaya di ufuk timur mulai terang menjelang pagihari pada kedudukan matahari -20 derajat dibawahufuk timur.
Cite
CITATION STYLE
Sudarmadi Putra. (2022). FAJAR SHADIQ DALAM PRESPEKTIF ASTRONOMI. Sanaamul Quran : Jurnal Wawasan Keislaman, 2(2). https://doi.org/10.62096/tsaqofah.v2i2.20
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.