Gangguan Pendengaran Pada infeksi Citomegalovirus Kongenital

  • Airlangga T
  • Martiastini R
  • . R
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Citomegalovirus merupakan penyebab gangguan pendengaran non genetik yang merupakan infeksi virus intrauterin dan bersifat kongenital. Infeksi CMV pada kehamilan, berpotensi menimbulkan kecacatan permanen seperti sensorineural hearing loss  (SNHL), gangguan penglihatan, epilepsi dan global delay development Infeksi citomegalovirus dapat bersifat simptomatik dan asimptomatik yang sangat sulit dideteksi keberadaannya bila tidak dilakukan pemeriksaan awal fungsi pendengaran. Diperlukan pemeriksaan skrining, dan diagnosis serta  follow up fungsi pendengaran pada bayi baru lahir yang berisiko maupun positif terinfeksi CMV. Sifat gangguan pendengaran yang ditimbulkan yang fluktuatif mengakibatkan perlunya pemeriksaan yang berulang dan konsisten setiap 3 bulan merupakan kendala yang dihadapi dalam deteksi ini. Kata Kunci : CMV asimptomatik, SNHL fluktuatif, BERA

Cite

CITATION STYLE

APA

Airlangga, T. J., Martiastini, R., & . R. (2019). Gangguan Pendengaran Pada infeksi Citomegalovirus Kongenital. Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine, 4(2). https://doi.org/10.36408/mhjcm.v4i2.314

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free