Pemanfaatan Tes Inteligensi dalam Asesmen Psikologi Klinis: Memahami Gangguan Kepribadian Skizotipal

  • Toto K
  • Poerwandari E
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan kegunaan Tes Inteligensi Dewasa Indonesia (TIDI) dalam asesmen klinis, terutama dalam memahami disfungsi kognitif pada gangguan kepribadian skizotipal. Kasus yang dipaparkan melibatkan seorang mahasiswa yang dinyatakan bersalah atas tindak kekerasan seksual secara verbal di lingkungan kampusnya. Setelah observasi, wawancara, dan asesmen awal, ditemukan adanya impresi diagnostik berupa gangguan kepribadian skizotipal, sehingga TIDI diadministrasikan untuk mendalami fungsi kognitif dari partisipan. Sejumlah disfungsi kognitif yang ditunjukkan partisipan antara lain cara berpikir dan berbicara yang berputar-putar, ketidakmampuan menghambat respons subjektif, kesulitan berfokus pada hal penting dari stimuli, preferensi eksentrik terhadap simetri, adaptasi sosial yang kurang baik dan kurangnya kemampuan pemecahan masalah baru. Berdasarkan analisis dengan Dual Process Theory, terlihat bahwa partisipan cenderung bergantung pada pemrosesan Type 1 yang mengandalkan penalaran intuitif dan pengetahuan sebelumnya. Implikasi dari temuan ini menyoroti manfaat penggunaan TIDI dalam asesmen psikologis untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang gangguan kepribadian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Toto, K. C., & Poerwandari, E. K. (2024). Pemanfaatan Tes Inteligensi dalam Asesmen Psikologi Klinis: Memahami Gangguan Kepribadian Skizotipal. INSAN Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental, 9(2), 230–257. https://doi.org/10.20473/jpkm.v9i22024.230-257

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free