Mengkaji Pembuatan Garam Gunung Krayan dalam Etnosains Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar

  • Kantina S
  • Suryanti S
  • Suprapto N
N/ACitations
Citations of this article
151Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Etnosains merupakan pembelajaran dalam perspektif budaya yang berkaitan dengan fenomena alam. Pembelajaran IPA SD dalam perspektif etnosains dijadikan inovasi yang memberikan gambaran pengetahuan masyarakat yang dikaji secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan mengeksplor konsep sains ilmiah berkaitan dengan budaya di Krayan Kalimantan Utara. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif fenomenologis dengan 10 partisipan terdiri dari peserta didik, guru, kepala SDN 006 Krayan dan Kepala suku Dayak Lundayeh. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah eksplikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak konsep ilmiah yang dapat digali dari etnosains, seperti proses pembuatan garam gunung Krayan dikaitkan dengan konsep kalor dan perubahan wujud benda. Dengan demikian peserta didik selain memahami konsep sains ilmiah juga akan mencintai budaya mereka sendiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kantina, S., Suryanti, S., & Suprapto, N. (2022). Mengkaji Pembuatan Garam Gunung Krayan dalam Etnosains Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6763–6773. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3360

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free