Pengaruh Senam GITA terhadap IMT dan HbA1C Pada Lansia dengan Diabetes Melitus

  • Amalia A
  • Gayatri P
  • Tuna H
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latihan fisik telah menjadi regimen terapeutik dalam manajemen diabetes mellitus. Senam GITA adalah latihan fisik yang dapat dilakukan oleh lansia dengan diabetes mellitus dalam mengontrol kadar glukosa darahnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh senam GITA terhadap IMT dan HbA1C pada lansia dengan diabetes mellitus. Penelitian bersifat quasi eksperimen dengan rancangan pre-post control group. Responden merupakan lansia dengan diabetes melitus di Prolanis Kota Kediri. Responden berjumlah 20 orang, terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok senam (10 orang) dan kelompok kontrol (10 orang). Kelompok senam diberikan pelatihan senam GITA selama 12 minggu sebanyak 3 kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit setiap sesinya. Sedangkan kelompok kontrol tidak mendapat perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan IMT kelompok senam signifikan mengalami perubahan dengan p value  0,000001 (p<0,05)  dan HbA1C pada kelompok senam mengalami perubahan secara signifikan  dengan p value 0,000077 (p<0,05). Pada uji T terdapat perbedaan signifikan rerata selisih IMT dengan p value 0,000006 (p<0,05) dan HbA1C dengan p value 0,000006 (p<0,05) pada kelompok senam dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah intervensi. Senam GITA selama 12 minggu efektif dalam mengontrol IMT dan HbA1C pada lansia dengan diabetes melitus.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amalia, A. W., Gayatri, P. R., & Tuna, H. (2020). Pengaruh Senam GITA terhadap IMT dan HbA1C Pada Lansia dengan Diabetes Melitus. Faletehan Health Journal, 7(03), 155–161. https://doi.org/10.33746/fhj.v7i03.168

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free