Perbandingan Kadar Flavonoid Ekstrak Etanol Daun dan Kulit Buah Alpukat (Persea Americana Mill)

  • Kirana B
  • Imawati M
  • Aprilia A
N/ACitations
Citations of this article
64Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tanaman alpukat memiliki kandungan metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan herbal untuk berbagai penyakit. Daun dan kulit buah alpukat (Persea americana Mill) mengandung senyawa diantaranya flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, terpenoid yang diketahui dapat digunakan sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan kadar flavononoid ekstrak etanol pada daun dan kulit buahalpukat. Ekstrak etanol daun dan kulit buah alpukat diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Ekstrak di uji kualitatif menggunakan serbuk Mg dan HCl pekat menunjukkan warna merah positif flavonoid kemudian dilakukan penetapan kadar flavonoid menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 425nm dengan berbagai variasi konsentrasi.  Hasil penetian menunjukkan bahwa kulit buah alpukat memiliki kadar flavonoid lebih tinggi yaitu 2,4313% b/b dibandingkan dengan daun alpukat yaitu 1,5289% b/b. Hal ini dipertegas dari hasil uji SPSS dengan Independen T-Test diperoleh nilai signifikan sebesar 0.408 yang artinya memiliki perbedaan signifikan antara kelompok ekstrak etanol daun alpukat dan kelompok ekstrak etanol kulit buah alpukat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kirana, B. C., Imawati, M. F., & Aprilia, A. E. (2023). Perbandingan Kadar Flavonoid Ekstrak Etanol Daun dan Kulit Buah Alpukat (Persea Americana Mill). JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa, 2(2), 235–239. https://doi.org/10.57218/jkj.vol2.iss2.915

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free