Keberdayaan Spiritualitas Perempuan Islam dan Katolik

  • Aprianti P
  • Purwadi Y
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Agama diyakini sebagai kuil untuk eksplorasi spiritualitas manusia yang juga digunakan untuk mendekatkan diri dengan Tuhan dan memuliakan antar sesama. Namun, dalam tradisi yang patriarkal, agama malah digunakan untuk membenarkan peminggiran peran perempuan, yang dalam konteks ini, spiritualitasnya. Bagi Rabia al-Adawiyya dalam tradisi Islam abad ke-8 di Irak dan bagi Santa Thérèse dalam tradisi Katolik abad ke-19 di Prancis, mistisisme dapat menjadi cara untuk mentransformasi spiritualitas yang memberdayakan, bukan meminggirkan. Dengan kajian Integritas Terbuka, tulisan ini akan mengeksplorasi mistisisme Rabia dan Santa Thérèse dalam tradisi agama masing-masing, dan mengulik kontribusi mereka dalam memperjuangkan pentingnya tafsir spiritualitas religius   perempuan dalam perspektif mistisisme. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif

Cite

CITATION STYLE

APA

Aprianti, P., & Purwadi, Y. S. (2024). Keberdayaan Spiritualitas Perempuan Islam dan Katolik. Integritas Terbuka: Peace and Interfaith Studies, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.59029/int.v3i1.24

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free