Konsep feminisme dan kesetaraan gender perspektif fatima mernissi

  • Fidelnaia Malika Safitri M
N/ACitations
Citations of this article
68Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gerakan Feminisme Islam yang diperjuangkan oleh Fatimah Mernissi pada awalnya merupakan gerakan kaum perempuan yang berupaya agar tidak terjadi perlakuan yang tidak adil (diskriminasi) terhadap kaum perempuan merupakan satu hal yang perlu mendapat dukungan dan bertujuan positif bagi kemajuan perempuan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif yang bersifat kepustakaan, dan pengumpulan data penulis menggunakan buku-buku referensi dan jurnal pilihan, teknik analisis penulis menggunakan analisis data yang bersifat deskriptif argumentatif. Fatima Mernissi menganggap pendidikan sebagai kekuatan bagi kaum perempuan dalam mencapai kesetaraan gender. Dalam al-Qur'an dan hadis, tidak ada larangan bagi wanita untuk menuntut ilmu, dan Islam mewajibkan wanita untuk mencari ilmu pengetahuan. Gerakan feminisme Islam bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang adil bagi pria dan wanita dalam berbagai bidang kehidupan sosial kemasyarakatan. Hasil dari peneletian Konsep Feminisme Dan Kesetaraan Gender Perspektif Fatima Mernissi. Pertama, penyebaran pendidikan melalui industri media. Kedua,Fatima Mernissi menjelaskan penyebaran pendidikan melalui kaum feminis. Ketiga, Fatima Mernissi menjelaskan penyebaran pendidikan melalui terjemahan dari bahasa asing.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fidelnaia Malika Safitri, M. Y. (2023). Konsep feminisme dan kesetaraan gender perspektif fatima mernissi. Indonesian Journal of Muhammadiyah Studies (IJMUS), 4(1), 31–40. https://doi.org/10.62289/ijmus.v4i1.49

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free