Abstract
ABSTRAK Calotropis gigantea atau yang dikenal dengan nama Biduri merupakan tanaman perdu/ilalang yang dapat tumbuh liar di pesisir pantai, dataran tinggi bahkan di lokasi tanah keras dan berkapur. Di bagian dalam buahnya terdapat serat halus yang berpotensi untuk dijadikan bahan baku serat tekstil. Untuk mengetahui karakteristik dan potensi pemanfaatannya, pada penelitian ini dilakukan karakterisasi berdasarkan morfologi, sifat kimia, fisika dan mekanik serta uji pemintalan. Sampel Calotropis gigantea yang digunakan diambil dari Semarang, Pangandaran, Ciamis, Cilacap dan Yogyakarta. Untuk pembanding, dilakukan pula pengamatan pada serat kapas dan kapok. Berdasarkan pengamatan diketahui bahwa morfologi serat Calotropis gigantea berbentuk hollow (berongga) dengan volume hollow 92,3-94,7 % dan rendemen serat 8,9 % dari berat buah. Kandungan selulosa 66,52-71,62 %; lignin 13,45-14,08 %; kadar air (MC 7,3 %; MR 7,9 %); rasio daya serap minyak : air 60,89 kali (g/g) dan 57,06 kali (g/cm 3). Sifat fisika Calotropis gigantea : panjang 1,25 inchi; kerataan panjang 84,0; kekuatan per berkas 37,8 g/tex; efek kilau tinggi (+b 19,6); indeks serat pendek 7,8; mulur rendah (3,9 %); ringan dan halus (2,02 ); kaku; permukaan licin; mengapung di air dan minyak (buoyant). Hasil uji pemintalan 100 % Calotropis gigantea menunjukkan bahwa kualitas benang masih di bawah standar mutu benang ring tenun (carded) kapas 100 % (SNI 08-0033-2006). Berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian, serat dari buah Calotropis gigantea memiliki karakteristik potensial sebagai bahan tekstil seperti filler untuk material pengapung dan penyerap tumpahan minyak. Kata kunci: Calotropis gigantea, biduri, serat hollow, penyerap minyak, daya apung ABSTRACT Calotropis gigantea, or known as Biduri is classified as shrubs/reeds that grow wildly along the coast, the highlands and even on hard and calcareous soil. Inside of the fruit there are fine fibers that possibly potential to be utilized as a raw material for textile fiber. In order to investigate the characteristics and potential of it's utilization, in this research the Calotropis gigantea fiber were characterized by their morphology, chemical, physical and mechanical properties, as well as spinning trials. Calotropis gigantea samples were taken from Semarang, Pangandaran, Ciamis, Cilacap and Yogyakarta. As for comparison, observations also made on cotton and kapok fiber. The observations revealed that the fiber morphology is hollow fiber with hollow volume 92.3-94.7 % and the fiber yield 8.9 % of weight of the fruit. Cellulose content 66.52 to 71.62 %; lignin content 13.45 to 14.08 %; moisture content (MC 7.3 %; MR 7.9 %); absorption ratio of oil : water 60.89 times (g/ g) and 57.06 times (g /cm3). Physical properties of Calotropis gigantea : fiber length 1.25 inches; length uniformity 84.0; tensile strength 37.8 g/tex; high luster (+ b 19.6); low short fiber index 7.8; elongation 3.9 %; light and fine (2.02 μ); rigid; smooth surface; floating on water and oil (buoyant). The spinning test results of 100 % Calotropis gigantea indicates that the yarn quality is still beneath the quality of the standard woven ring yarn (carded) cotton 100 % (SNI 08-0033-2006). Based on the observations and research, Calotropis gigantea fiber has a potential textile material characteristics such as filler for floatation (buoyancy) material and oil spill absorbent.
Cite
CITATION STYLE
Sukardan, M. D., Natawijaya, D., Prettyanti, P., Cahyadi, C., & Novarini, E. (2017). KARAKTERISASI SERAT DARI TANAMAN BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA) DAN IDENTIFIKASI KEMUNGKINAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI SERAT TEKSTIL. Arena Tekstil, 31(2). https://doi.org/10.31266/at.v31i2.1986
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.