IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK DAN KELAYAKAN MEDIS AKSEPTOR KONTRASEPSI PIL KOMBINASI (KPK)

  • Suazini E
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Setiap orang mudah mendapatkan Kontrasepsi Pil Kombinasi (KPK), kemudahan ini bisa membahayakan kesehatan akseptor apabila memiliki kontraindikasi medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik dan kelayakan medis akseptor KPK berdasarkan kriteria 1,2,3 dan 4. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif, dan jenis penelitian deskriptif. Memilih sampel dengan accidental, jumlah sampel 135 orang. Kuisioner disusun berdasarkan kriteria kelayakan medis akseptor pada aplikasi Medical Eligibility Criteria. Analisa data dilakukan dengan membuat distribusi frekuensi, pemusatan dan penyebaran data serta proporsi. Hasil penelitian didapatkan proporsi kriteria 1 (aman) sebanyak 82,2%, 2 (berisiko ringan) 8,1%, 3 (berisiko tinggi) 4,4% dan 4 (bahaya) 5,2%. Proporsi kontraindikasi medis KPK paling banyak jika dibandingkan dengan kontrasepsi lain, sehingga skrining sebelum mengkonsumsi KPK harus lebih teliti. Akseptor yang termasuk kedalam kriteria 4 wajib mengganti KPK. Agar KPK tidak membahayakan jiwa akseptor, maka perlu terus-menerus mengedukasi masyarakat tentang penyakit yang menjadi kontraindikasi penggunaan KPK, dan perlu kesadaran dari masyarakat untuk melakukan pemeriksaan klinis medis oleh petugas sebelum menggunakan KPK.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suazini, E. R. (2024). IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK DAN KELAYAKAN MEDIS AKSEPTOR KONTRASEPSI PIL KOMBINASI (KPK). Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 11(5), 905–913. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i5.14277

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free