Puasa Ramadan dan Diabetes Melitus: Risiko, Manfaat dan Peluang Penelitian

  • Tahapary D
  • Wafa S
  • Harbuwono D
N/ACitations
Citations of this article
186Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Prevalensi diabetes melitus (DM) di Indonesia terus meningkat dan mencapai 10,9% dari populasi penduduk dewasa pada tahun 2018. Indonesia juga merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Setiap tahunnya, sebagian besar pasien DM di Indonesia menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Hal ini dilandasi oleh keutamaan nilai spiritual yang tinggi pada puasa Ramadan yang menjadi motivasi bagi umat Islam, termasuk pasien DM. Namun, puasa Ramadan tidak terlepas dari beberapa perubahan baik terkait asupan makanan, aktivitas fisik, dan rutinitas harian, yang berpotensi menimbulkan dampak pada metabolisme tubuh seseorang, khususnya penyandang DM.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tahapary, D. L., Wafa, S., & Harbuwono, D. S. (2021). Puasa Ramadan dan Diabetes Melitus: Risiko, Manfaat dan Peluang Penelitian. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 8(1), 1. https://doi.org/10.7454/jpdi.v8i1.576

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free