Pengaruh Lokasi dan Variasi Ketebalan Dinding Geser Kantilever pada Bangunan Bertingkat Simetris

  • Grisella Audria Gunawan
  • Ade Lisantono
  • Yoyong Arfiadi
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Struktur bangunan beton bertulang bertingkat dapat mengalami momen guling sebagai akibat dari adanya gaya aksial dan lateral. Selain itu, struktur juga menghasilkan gaya geser yang besar seiring dengan peningkatan struktur sehingga rentan terhadap keruntuhan. Keruntuhan struktur tersebut dapat dicegah dengan menggunakan elemen struktur yang dapat memberikan kekakuan dan kekuatan yang cukup, salah satunya yaitu dinding geser. Dinding geser merupakan elemen vertikal yang menahan beban lateral, seperti beban gempa dan beban angin. Dari permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lokasi dan variasi tebal dinding geser pada bangunan beton bertulang bertingkat. Analisis dilakukan pada bangunan simetris 7 lantai dengan menggunakan analisis Respon Spektrum. Struktur dianalisis dengan bantuan software SeismoStruct. Struktur berada di kota Yogyakarta dengan kondisi tanah sedang. Model struktur akan dibagi menjadi empat tipe sesuai dengan lokasi dan variasi ketebalan dinding gesernya. Dinding geser terletak di sudut terluar dan bagian tengah setiap sisi terluar bangunan.  Nilai perpindahan kolom dan gaya elemen, baik kolom maupun balok dari empat model akan dibandingkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketebalan dinding geser tidak berpengaruh secara signifikan pada perpindahan kolom dan gaya- gaya elemen struktur. Sedangkan lokasi dinding geser berpengaruh secara signifikan terhadap perpindahan kolom dan gaya-gaya elemen strukturnya. Model dengan dinding geser di sudut terluar struktur dan memiliki variasi ketebalan dinding geser merupakan model struktur yang memiliki kekakuan paling baik dibandingkan keempat model lainnya.Struktur bangunan beton bertulang bertingkat dapat mengalami momen guling sebagai akibat dari adanya gaya aksial dan lateral. Selain itu, struktur juga menghasilkan gaya geser yang besar seiring dengan peningkatan struktur sehingga rentan terhadap keruntuhan. Keruntuhan struktur tersebut dapat dicegah dengan menggunakan elemen struktur yang dapat memberikan kekakuan dan kekuatan yang cukup, salah satunya yaitu dinding geser. Dinding geser merupakan elemen vertikal yang menahan beban lateral, seperti beban gempa dan beban angin. Dari permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lokasi dan variasi tebal dinding geser pada bangunan beton bertulang bertingkat. Analisis dilakukan pada bangunan simetris 7 lantai dengan menggunakan analisis Respon Spektrum. Struktur dianalisis dengan bantuan software SeismoStruct. Struktur berada di kota Yogyakarta dengan kondisi tanah sedang. Model struktur akan dibagi menjadi empat tipe sesuai dengan lokasi dan variasi ketebalan dinding gesernya. Dinding geser terletak di sudut terluar dan bagian tengah setiap sisi terluar bangunan.  Nilai perpindahan kolom dan gaya elemen, baik kolom maupun balok dari empat model akan dibandingkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketebalan dinding geser tidak berpengaruh secara signifikan pada perpindahan kolom dan gaya- gaya elemen struktur. Sedangkan lokasi dinding geser berpengaruh secara signifikan terhadap perpindahan kolom dan gaya-gaya elemen strukturnya. Model dengan dinding geser di sudut terluar struktur dan memiliki variasi ketebalan dinding geser merupakan model struktur yang memiliki kekakuan paling baik dibandingkan keempat model lainnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Grisella Audria Gunawan, Ade Lisantono, Yoyong Arfiadi, & Junaedi Utomo. (2025). Pengaruh Lokasi dan Variasi Ketebalan Dinding Geser Kantilever pada Bangunan Bertingkat Simetris. Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS), 2(3). https://doi.org/10.62603/konteks.v2i3.171

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free