VALIDITAS GELOMBANG FREKUENSI TANGISAN BAYI SEBAGAI ALAT UKUR NYERI SAAT PENYUNTIKAN IMUNISASI

  • Alpriani S
  • Novayelinda R
  • Woferst R
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menangis merupakan salah satu bentuk komunikasi bayi dengan orang di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menilai validitas frekuensi (hertz) tangisan bayi saat nyeri sehingga dapat ditetapkan sebagai standar penilaian nyeri pada bayi saat imunisasi. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan jumlah responden sebanyak 72 orang bayi menurut kriteria inklusi, yang berada di Puskesmas Harapan Raya, Puskesmas Limapuluh, dan Puskesmas Rejosari. Alat untuk mengukur nilai gelombang frekuensi tangisan bayi adalah Speech Analyze dengan Modified Behavioral Pain Scale (MBPS) sebagai standar untuk mengukur nyeri pada bayi. Analisis yang digunakan ialah uji diagnostik kurva ROC, sensitivitas, spesifisitas, dan analisis concurrent dengan uji somers’D. Gelombang frekuensi tangisan bayi memiliki tingkat nilai validitas 75%; dan p value (0.000) <0.001; CI 0.629 – 0.878 (95%) dengan sensitivitas 76% dan spesifisitas 71% disertai analisis concurrent dengan uji somers’D bernilai sedang/baik (r tabel =0.04 dan p value (0.003) <0.05 dinyatakan valid untuk digunakan sebagai alat ukur nyeri serta dapat menjelaskan arah korelasi dan kekuatan korelasi antara variabel MBPS terhadap gelombang frekuensi tangisan bayi. Penentuan titik potong (cut off point) dalam sensitivitas dan spesifisitas yang telah dilakukan dalam uji somers’D diperoleh hasil nilai frekuensi yang menyatakan nilai nyeri dalam frekuensi ≤ 277.14 (ringan), 278 - 394.86 (sedang), dan ≥ 394.86 (berat). Penelitian ini direkomendasikan sebagai standar acuan untuk mengukur nyeri pada bayi saat imunisasi sehingga dapat dilakukan manajemen nyeri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alpriani, S. L., Novayelinda, R., & Woferst, R. (2022). VALIDITAS GELOMBANG FREKUENSI TANGISAN BAYI SEBAGAI ALAT UKUR NYERI SAAT PENYUNTIKAN IMUNISASI. Jurnal Ners Indonesia, 13(1), 72–80. https://doi.org/10.31258/jni.13.1.72-80

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free