Pendekatan politik Sultan Abu Al-Mahasin dan Sultan Mahmud Badaruddin II di Lampung pada abad XVII dan XIX M

  • Alnoza M
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kajian ini secara khusus bertujuan mengkaji relasi kuasa Sultan Palembang (Sultan Mahmud Badaruddin II) pada abad XIX dan Sultan Banten (Sultan Abu Al-Mahasin) pada abad XVII di wilayah Lampung berdasarkan piyagĕm Natayuda dan dalung Bojong. Kajian ini membahas tentang bentuk pesan-pesan politis Sultan Mahmud Badaruddin II dan Sultan Abu Al-Mahasin dalam kaitannya dengan pendekatan yang dilakukan oleh kedua kesultanan tersebut kepada masyarakat Lampung. Berdasarkan hasil analisis data prasasti, dapat diketahui bahwa Kesultanan Palembang lebih berorientasi pada pendekatan yang bersifat hard power, sedangkan Kesultanan Banten berorientasi kepada perpaduan antara hard power dan soft power.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alnoza, M. (2021). Pendekatan politik Sultan Abu Al-Mahasin dan Sultan Mahmud Badaruddin II di Lampung pada abad XVII dan XIX M. Berkala Arkeologi, 41(2), 215–232. https://doi.org/10.30883/jba.v41i2.732

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free