Abstract
The diversity of religions adhered to by Indonesian citizens is very high, characterized by the existence of six religions that are administratively and legally recognized by the state. This has become a gift from God that must be guarded and cared for properly so that differences do not trigger the growth of division. The process of maintaining harmonization of religious diversity needs to be supported in various ways, one of which is by strengthening the character of religious moderation in citizens. Religious moderation is a perspective, attitude, and behavior that takes a middle position, characterized by acting fairly and not being extreme in religion. This is a concept that needs to be instilled in Indonesian citizens, especially the younger generation as the backbone of the nation's progress in the future. Through community service carried out at SMA Negeri 1 Puding Besar, it is hoped that this can be a means of strengthening the character of religious moderation in generation Z in the Bangka Belitung Islands province, as one of the regions that also has high religious diversity. The implementation of service is carried out using socialization methods and group games, this is intended to support the goals and hopes to be achieved in service activities, namely the growth of attitudes of tolerance and cooperation.Keberagaman agama yang dianut oleh warga negara Indonesia sangat tinggi dengan dicirikan eksistensi enam agama yang sah secara administrasi dan hukum diakui negara. Hal ini telah menjadi anugerah dari Tuhan yang mesti dijaga dan dirawat dengan baik sehingga perbedaan tidak memantik tumbuhnya perpecahan. Proses menjaga harmonisasi keberagaman agama perlu ditunjang dengan beragam cara, salah satunya melalui penguatan karakter moderasi beragama dalam diri warga negara. Moderasi beragama sebagai cara pandang, sikap, serta perilaku yang mengambil posisi di tengah, dicirikan dengan bertindak adil serta tidak ekstrem dalam beragama. Hal ini menjadi konsep yang perlu ditanamkan dalam diri warga negara Indonesia, terutama bagi para generasi muda sebagai tulang punggung kemajuan bangsa di masa mendatang. Melalui pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Puding besar ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan karakter moderasi beragama dalam diri generasi Z yang ada di wilayah provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai salah satu wilayah yang juga memiliki keberagaman agama yang tinggi. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan dengan metode sosialisasi serta permainan kelompok, hal ini dimaksudkan untuk dapat menunjang tujuan dan harapan yang hendak dicapai dalam aktivitas pengabdian yakni tumbuhnya sikap toleransi dan kerja sama.
Cite
CITATION STYLE
Suntara, R. A., Zahri, T. A., Tohari, M., Hijran, M., Rozani, M., & Fauzi, P. (2024). Penguatan Karakter Moderasi Beragama bagi Generasi Z di SMA Negeri 1 Puding Besar. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 8(1), 236–247. https://doi.org/10.29407/ja.v8i1.21983
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.