Sindrom Neurosis Manusia Modern dan Syair Musik Gereja sebagai Kanal Kebudayaan

  • Sasongko M
  • Supriono A
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Munculnya berbagai bencana di segala bidang yang dialami manusia modern dewasa ini semakin membuat manusia mengidap neurosis: manusia dilanda kecemasan dan berujung pada kekecewaan-kekecewaaan. Berbagai kekecewaan itu membuat penyakit spiritual yang serius, yakni hilangnya harapan dan optimisme. Ini terjadi karena-menurut bahasa Sigmund Freud-Ego tidak lagi menjadi subjek individualitas manusia, tetapi telah menjadi hamba bagi Id, yang menyebabkan manusia telah kehilangan keberadabannya. Di sinilah musik gereja tampil, bukan hanya sebagai karya seni belaka, melainkan bentuk seni musik yang memiliki kuasa Roh lantaran syair-syairnya berorientasi pada Alkitab. Oleh karena itu, maka syair-syair musik gereja secara tidak langsung juga memiliki kuasa penyembuhan, selain secara psikologis juga memberi rasa nyaman, aman, damai, dan sejuk.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sasongko, M. H., & Supriono, A. (2025). Sindrom Neurosis Manusia Modern dan Syair Musik Gereja sebagai Kanal Kebudayaan. Tonika: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Seni, 8(1), 14–25. https://doi.org/10.37368/tonika.v8i1.835

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free