Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perbedaan tingkat kepedulian sosial siswa yang mendapat perlakuan model hellison dengan model cooperative learning dalam pembelajaran penjas serta terkait dengan gender. Model hellison merupakan model yang menekankan kepada tanggung jawab pribadi dan tanggung jawab sosial peserta didik dalam melakukan pembelajaran. Model hellison memiliki kontrak level yang menggambarkan tentang tanggung jawab diri siswa itu sendiri. Sedangkan Model cooperative melakukan pembelajaran melalui pembelajaran kelompok yang menekankan interaksi antara anggota kelompok dan kelompok lain. Penelitian ini merupakan penelitian exsperimen dengan desain factorial. Sabjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA salah satu SMA di Teluk Kuantan dengan jumlah 67 siswa yang berasal dari dua kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik claster random sampling. Perlakuannya pada dua model yang berbeda yaitu model hellison dan model cooperative learning. Instrument yang digunakan adalah angket kepedulian sosial. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji Two-Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepedulian sosial siswa yang mendapat perlakuan model Hellison lebih baik daripada model Cooperative. Ditinjau dari gender tingkat kepedulian sosial siswa perempuan lebih baik daripada laki-laki. Tidak terdapat interaksi antara model dengan gender.
Cite
CITATION STYLE
Dupri, D. (2015). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN GENDER TERHADAP KEPEDULIAN SOSIAL SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI. Edusentris, 2(1), 22. https://doi.org/10.17509/edusentris.v2i1.157
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.