Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk kampanye politik model dakwah yang diterapkan oleh Ayi Kusmiati sebagai calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pemilu Legislatif 2024 di Kota Cimahi. Fokus kajian mencakup strategi dakwah yang digunakan dalam kampanye serta efektivitasnya dalam menarik simpati pemilih, sekaligus mengidentifikasi tantangan dan peluang dari pendekatan kampanye dakwah di tingkat daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara daring dan dokumentasi sekunder dari media sosial dan publikasi resmi PKS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kampanye Ayi Kusmiati berakar pada pendekatan dakwah kultural dan sosial, seperti pengajian, silaturahmi, kegiatan bersama ibu-ibu, dan aksi sosial masyarakat. Strategi ini efektif membangun kedekatan emosional antara kandidat dan pemilih, khususnya di kalangan perempuan muslim. Pendekatan yang bersifat personal ini membuat pesan politik lebih mudah diterima dan dipercaya. Namun, kampanye dakwah juga menghadapi tantangan seperti risiko eksklusivitas identitas politik dan keterbatasan jangkauan ke pemilih non-muslim. Keberhasilan PKS dalam memperoleh 9 kursi DPRD Cimahi menunjukkan bahwa strategi ini memiliki daya tarik yang kuat, tetapi perlu narasi yang lebih inklusif agar relevan dengan pluralitas masyarakat. Kampanye dakwah terbukti mampu menggabungkan nilai religius dan komunikasi politik yang membumi, selama tetap adaptif terhadap dinamika sosial-politik lokal
Cite
CITATION STYLE
Najla Dara Ayunda, Chifra Zeila Pramesyanti, Muhamad Kahar Mudzakar Ramzy Sarman, Bagus Dwi Andhika, Muhammad Kevin Claudio, & Abdul Ghofur. (2025). PKS dan Kampanye Politik Model Dakwah: Studi Kasus Ayi Kusmiati Caleg DPRD Cimahi Pada Pileg 2024. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(1), 11. https://doi.org/10.53697/iso.v5i1.2648
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.