Abstract
Salah satu sistem struktur tahan gempa yang banyak diterapkan adalah Sistem Rangka Bracing Eksentris (SRBE), yang mengombinasikan kekakuan elastis dengan daktilitas tinggi melalui elemen khusus bernama link. Elemen link dirancang untuk mengalami deformasi plastis dan menyerap energi gempa, sementara elemen struktural lainnya tetap berperilaku elastis. Dengan mekanisme tersebut, SRBE menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kinerja seismik bangunan, terutama pada daerah yang memiliki tingkat aktifitas seismik tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang struktur baja lima lantai yang berlokasi di Kota Padang dengan menerapkan sistem SRBE menggunakan konfigurasi bresing eksentris dengan link pendek. Proses perancangan dilakukan pada elemen struktur utama balok dan kolom yang mengacu pada standar nasional yang berlaku, yaitu SNI 1729:2020. Peraturan SNI 1726:2019 dan SNI 1727:2020 untuk analisis beban gempa dan beban gravitasi. Untuk perancangan link mengacu pada AISC 341-16 untuk penentuan kategori link dan tebal pengaku yang digunakan. Hasil penelitian menampilkan gambar detail link yang telah dirancang berdasarkan peraturan tersebut dengan pembahasan tentang signifikansi penggunaan bresing eksentris terhadap respon struktur.
Cite
CITATION STYLE
Fitrah, R. A., Al Mushoddaq, S., & Kurniawan, R. (2025). Perancangan Bresing Eksentris Link Pendek Pada Struktur Baja Bertingkat Di Kota Padang. Jurnal Bangunan, Konstruksi & Desain, 3(2), 70–80. https://doi.org/10.25077/jbkd.3.2.70-80.2025
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.