LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK DMPA (DEPO MEDROKSIPROGESTERON) DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA ASEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN

  • Juniastuti V
  • Ratnawati A
  • Margiyati M
N/ACitations
Citations of this article
97Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Keluarga Berencana (KB) adalah salah satu program pemerintah dalam upaya menaikkan kualitas penduduknya. Jumlah peserta KB aktif di wilayah Bantul pada tahun 2021 paling banyak adalah penggunaan KB suntik yaitu sebanyak 42.860 (45,62%).  Kontrasepsi hormonal apabila digunakan dalam jangka waktu yang lama akan memberikan efek samping seperti gangguan pola haid yang terjadi tergantung pada lama pemakaian. Metode: Analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi akseptor KB suntik 3 bulan di Puseksmas Imogiri II Bantul dengan jumlah 27 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling berjumlah 26 orang. Instrumen menggunakan lembar ceklis. Analisis data penelitian ini menggunakan chi-square.. Hasil: Lama pemakaian kontrasepsi suntik DMPA mayoritas dengan kategori lama (2,5 tahun) yaitu sebanyak 11 orang (42,4). Mayoritas responden mengalami gangguan menstruasi yaitu sebanyak 18 orang (69%). Berdasarkan uji Chi-square didapat nilai p-value 0,001 > (0,05). Kesimpulan: Ada hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi suntik DMPA dengan gangguan menstruasi, saran untuk akseptor KB suntik 3 bulan di harapkan dapat memberikan batasan terhadap lama pemakaian agar tidak terjadi gangguan pada kesuburan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Juniastuti, V., Ratnawati, A. E., & Margiyati, M. (2023). LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK DMPA (DEPO MEDROKSIPROGESTERON) DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA ASEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN. Jurnal Ilmu Kebidanan, 9(2), 97–101. https://doi.org/10.48092/jik.v9i2.207

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free