Abstract
Sebagai pedoman al-Qur’an harus dipahami secara tepat dan benar. Upaya untuk memhami al-Qur’an telah dilakukan oleh umat manusia pada setiap zaman, terutama oleh para mufassir. Hal ini kemudian melahirkan metodologi tafsir al-Qur’an yang terdiri dari beragam jenis metode tafsir. Artikel ini membahas tentang empat jenis metode tafsir al-Aqur’an. Keempat metode itu adalah metode tafsir ijmali (global), metode tafsir tahlili (analitik), metode tafsir maudhu’i (tematik), dan metode tafsir muqaran (komparatif). Metode-metode ini dijelaskan satu persatu meliputi difinisi, kelebihan dan kekurangan, serta contoh hasil penafsirannya. Untuk itu artikel ini menggunakan metode penelitian studi pustaka dengan pendekatan filsafat.
Cite
CITATION STYLE
Tohis, R. A., & Malula, M. (2023). METODOLOGI TAFSIR AL-QUR’AN. Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies, 2(1), 12–22. https://doi.org/10.30984/mustafid.v2i1.570
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.