DISKRIMINASI TERHADAP ETNIS ROHINGYA SEBAGAI TANTANGAN TERHADAP DEMOKRASI DAN GOOD GOVERNANCE DI MYANMAR

  • Aisyah Dwi Aprilia
  • Ihfadzillah Yahfadzka
  • Haura Clarinta Milandrina
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diskriminasi terhadap etnis Rohingya di Myanmar telah menjadi permasalahan serius yang mencerminkan kegagalan negara tersebut dalam menerapkan demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar diskriminasi terhadap Rohingya, dampaknya pada proses demokratisasi, serta respons internasional terhadap krisis ini. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis kajian literatur, penelitian ini mengungkapkan bahwa kebijakan diskriminatif seperti pencabutan kewarganegaraan melalui Undang-Undang Kewarganegaraan 1982 dan pembatasan akses layanan dasar telah memarjinalkan Rohingya secara sistematis. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa pelanggaran hak asasi manusia yang meluas, termasuk kekerasan terorganisir dan pengusiran massal, telah menghambat upaya Myanmar untuk mencapai demokrasi yang inklusif. Di tingkat internasional, berbagai langkah seperti pemberian sanksi ekonomi, resolusi PBB, dan bantuan kemanusiaan telah dilakukan. Namun, upaya ini belum efektif, terutama karena dinamika geopolitik dan dukungan negara-negara besar terhadap pemerintah Myanmar. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya reformasi kebijakan domestik yang mendukung kesetaraan, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan penghentian diskriminasi berbasis agama dan etnis. Pendekatan holistik yang mencakup dialog antaragama, pendidikan keberagaman, serta tekanan internasional yang lebih terkoordinasi diperlukan untuk mencapai solusi yang berkeadilan dan mendorong stabilitas di kawasan tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aisyah Dwi Aprilia, Ihfadzillah Yahfadzka, Haura Clarinta Milandrina, Nurul Rahmadhani Kusumaningrum, Syifa Fauziah, & Ridwan. (2024). DISKRIMINASI TERHADAP ETNIS ROHINGYA SEBAGAI TANTANGAN TERHADAP DEMOKRASI DAN GOOD GOVERNANCE DI MYANMAR. Journal of Social and Economics Research, 6(2), 864–872. https://doi.org/10.54783/jser.v6i2.690

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free