PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT DALAM PELAYANAN AGRARIA DI OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA (ORI) PERWAKILAN JAKARTA RAYA

  • Risky N
  • Handayani N
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Laporan pengaduan agraria di ORI Perwakilan Jakarta Raya menjadi laporan tertinggi dan menduduki peringkat teratas selama tiga tahun terakhir. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis penanganan pengaduan masyarakat dalam pelayanan agraria di ORI Perwakilan Jakarta Raya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan  metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori prinsip penanganan pengaduan menurut Gorton dengan 7 indikator, yaitu Peningkatan Kualitas, Keterbukaan Menerima Pengaduan, Komitmen, Aksesbilitas, Kemampuan Bereaksi, Transparansi & Bertanggung Jawab, dan Privasi & Dapat Dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip penanganan pengaduan yang efektif sudah diterapkan dalam penanganan laporan pengaduan agraria di ORI Perwakilan Jakarta Raya, namun masih belum maksimal. Terdapat tiga (3) dari tujuh (7) elemen yang harus ditingkatkan agar penanganan laporan pengaduan agraria dapat lebih efektif dan efisien yaitu Keterbukaan Menerima Pengaduan, Kemampuan Bereaksi, serta Transparansi dan Bertanggung Jawab. Kata kunci: pengaduan agraria; pelayanan; Ombudsman Jakarta Raya

Cite

CITATION STYLE

APA

Risky, N. A., & Handayani, N. (2023). PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT DALAM PELAYANAN AGRARIA DI OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA (ORI) PERWAKILAN JAKARTA RAYA. PENTAHELIX, 1(2), 125. https://doi.org/10.24853/penta.1.2.125-142

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free