IMPLEMENTASI PEMANENAN AIR HUJAN UNTUK MENUNJANG KETERSEDIAAN AIR IRIGASI DENGAN SISTIM IRIGASI TETES

  • EDAM R
  • Kalesaran L
  • Tooy D
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemanenan air hujan (PAH) merupakan teknik pengumpulan air hujan dari berbagai permukaan, seperti atap bangunan, jalan, dan halaman, untuk kemudian disimpan dan dimanfaatkan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung volume air hujan yang tertangkap dari atap bangunan dan mengevaluasi kecukupannya untuk memenuhi kebutuhan irigasi tanaman selama satu musim tanam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan mengukur curah  hujan dan volume air yang dipanen secara langsung dari atap seluas 49,8 m². Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2023, dengan hasil total volume air yang dipanen mencapai 3.853 liter dari 11 kali hujan. Data primer diperoleh melalui pengukuran volume air menggunakan meteran air, dan curah hujan diukur menggunakan ombrometer. Hasil menunjukkan bahwa volume air sebesar 614 liter yang dipanen dari tiga kali hujan pertama sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan irigasi 52 hingga 150 tanaman sawi menggunakan sistem irigasi tetes. Kebutuhan air disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman sawi berdasarkan penelitian Mustawa et al. (2017).

Cite

CITATION STYLE

APA

EDAM, R. R., Kalesaran, L., & Tooy, D. (2025). IMPLEMENTASI PEMANENAN AIR HUJAN UNTUK MENUNJANG KETERSEDIAAN AIR IRIGASI DENGAN SISTIM IRIGASI TETES. COCOS, 17(1), 33–44. https://doi.org/10.35791/cocos.v17i1.58325

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free