Dampak Kebijakan Politik Etis Belanda terhadap Masyarakat Indonesia

  • Pasaribu T
  • Ginting J
  • Saputri A
N/ACitations
Citations of this article
65Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kedatangan pertama Belanda ke Indonesia pada abad ke-16, diikuti oleh perubahan kebijakan kolonial Hindia Belanda di Indonesia ketika akhir abad ke-19 dengan diperkenalkannya Kebijakan Politik Etis pada tahun 1901. Metode penelitian sejarah digunakan dalam jurnal ini menggunakan beberapa metode yaitu: Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi dan Sintesis, serta Penulisan Sejarah (Historiografi). Politik Etis, atau politik balas budi, menjadi sorotan utama, dimulai sekitar tahun 1890 sebagai respons terhadap tuntutan kaum liberal Belanda untuk memperhatikan kondisi masyarakat Indonesia. Kolonialisme Belanda ditandai dengan eksploitasi dan penindasan terhadap masyarakat pribumi, dengan motivasi utama untuk keuntungan ekonomi melalui perdagangan rempah-rempah. Kesimpulannya, abstrak tersebut menggambarkan sejarah kolonialisme Belanda di Indonesia yang dipengaruhi oleh kebijakan politik dan ekonomi yang menimbulkan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat pribumi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pasaribu, T. N., Ginting, J. C., & Saputri, A. D. (2024). Dampak Kebijakan Politik Etis Belanda terhadap Masyarakat Indonesia. AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation, 1(2), 600–604. https://doi.org/10.57235/arrumman.v1i2.4201

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free