PERUBAHAN MAKNA AMELIORASI DAN PEYORASI PADA NOVEL SI GIRING-GIRING PERAK: BUKIT TAMBUN TULANG KARYA MAKMUR HENDRIK

  • Riezka R
  • Amelia W
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Novel Si Giring Giring Perak: Bukit Tambun Tulang merupakan novel yang berlatar zaman penjajahan Belanda, dan bahasa yang digunakan dalam novel ini sesuai dengan zamannya. Bahasa-bahasa tersebut pada saat ini telah mengalami perubahan makna. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji perubahan makna ameliorasi dan peyorasi pada novel Si Giring-Giring Perak: Bukit Tambun Tulang karya Makmur Hendrik. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data pada penelitian ini yaitu kata-kata yang berasal dari kutipan novel, dan sumber data pada penelitian ini yaitu novel Si Giring-Giring Perak: Bukit Tambun Tulang karya Makmur Hendrik. Teknik Pengumpulan data yaitu membaca novel, menandai kata-kata yang termasuk ameliorasi dan peyorasi, memberi kode, dan mencatat data tersebut. Teknik analisis data yaitu mengklasifikasikan data yang termasuk ameliorasi dan peyorasi, menganalisis data sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan perubahan makna ameliorasi sebanyak sebelas data dan perubahan makna peyorasi sebanyak empat puluh dua data.

Cite

CITATION STYLE

APA

Riezka, R., & Amelia, W. (2023). PERUBAHAN MAKNA AMELIORASI DAN PEYORASI PADA NOVEL SI GIRING-GIRING PERAK: BUKIT TAMBUN TULANG KARYA MAKMUR HENDRIK. KOLASE, 1(2). https://doi.org/10.35706/jk.v1i2.8803

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free