Peran Brand Ambassador Dalam Pembentukan Brand Awareness (Studi Kasus Girl Group Twice Sebagai Brand Ambassador Merek Perawatan Wajah Scarlett Whitening)

  • Martaputri F
  • Cecep Safa'atul Barkah
  • Iwan Sukoco
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
73Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu cara perusahaan untuk mempromosikan serta meningkatkan brand awareness dari produknya adalah dengan menggunakan selebriti sebagai brand ambassador dari perusahaan atau merek tersebut. Penggunaan brand ambassador ini juga merupakan bentuk komunikasi bisnis yang dilakukan oleh merek dalam rangka menyampaikan informasi kepada khalayak umum terkait produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran girl group Twice sebagai brand ambassador dalam pembentukan brand awareness merek perawatan wajah Scarlett Whitening. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan literatur review. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini menunjukkan bahwa disamping pro dan kontra yang terjadi di masyarakat, peran Twice sebagai brand ambassador dari Scarlett Whitening telah menuai respon yang positif dan berdampak baik atau dapat dikatakan membuat brand awareness Scarlett Whitening menjadi lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelumnya yang kurang mendapatkan awareness dari masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Martaputri, F. H., Cecep Safa’atul Barkah, Iwan Sukoco, & Lina Auliana. (2022). Peran Brand Ambassador Dalam Pembentukan Brand Awareness (Studi Kasus Girl Group Twice Sebagai Brand Ambassador Merek Perawatan Wajah Scarlett Whitening). KALBISOCIO Jurnal Bisnis Dan Komunikasi, 9(2), 47–54. https://doi.org/10.53008/kalbisocio.v9i2.287

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free