Abstrak—Kabupaten Banyuwangi merupakan wilayah yang memiliki potensi komoditas jeruk siam. Salah satu kecamatan yang terkenal dengan komoditas jeruk siam di Kabupaten Banyuwangi adalah Kecamatan Bangorejo. Adanya potensi komoditas jeruk siam belum dimanfaatkan dengan optimal dan sulit ditemukan pengolahan. Dari masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk pengembangan ekonomi lokal berbasis komoditas unggulan, sehingga menghasilkan suatu produk olahan komoditas jeruk siam di Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi. Untuk mencapai tujuan penelitian dilakukan empat tahapan analisis yaitu pertama, menentukan kriteria dalam penentuan produk turunan komoditas jeruk siam dengan menggunakan metode analisis delphi. Kedua, menentukan produk olahan komoditas jeruk siam dengan menggunakan metode perbandingan eksponensial. Ketiga, menentukan faktor pengembangan produk olahan komoditas jeruk siam berdasarkan konsep pengembangan ekonomi lokal dengan menggunakan metode Content Analysis. Kemudian yang terakhir adalah merumuskan pengembangan produk olahan komoditas jeruk siam di Kecamatan Bangorejo melalui pendekatan pengembangan ekonomi lokal menggunakan metode analisis triangulasi. Pengembangan produk olahan komoditas jeruk siam berdasarkan konsep PEL adalah melakukan pelatihan, pembinaan hingga pengawasan dan kemitraan bersama swasta-masyarakat, menciptakan kelompok dari kumpulan pelaku UMKM sebagai bentuk media forum, meningkatkan peran swasta melalui CSR dengan berbagai bentuk bantuan, dan menggunakan teknologi yang ramah/mudah digunakan. Kata Kunci—Produk Olahan, Jeruk Siam, Pengembangan Ekonomi Loka
CITATION STYLE
Diny, A. Q., & Santoso, E. B. (2021). Pengembangan Produk Olahan Komoditas Jeruk Siam di Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi Berdasarkan Konsep PEL. Jurnal Teknik ITS, 9(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v9i2.56475
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.