Beras Sebagai Komoditas Politik Dalam Pemilihan Umum di Indonesia

  • Nasution F
  • Indainanto Y
  • Pardede P
N/ACitations
Citations of this article
56Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris menempatkan sektor pertanian menjadi penting. Tidak hanya mencakup tentang ketahanan pangan, melainkan menjadi komoditas politik. Beras sebagai bahan pokok masyarakat Indonesia, digunakan politisi sebagai media kampanye yang dapat menarik dukungan. Anggapan beras dianggap sebagai komoditas strategis dapat digunakan sebagai komoditas politik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beras sebagai komoditas politik menjelang Pemilihan Umum. Metode yang digunakan  desk research dengan mengumpulkan data secara digital. Hasil penelitian menunjukan beras memiliki peran yang signifikan dalam politik, mulai komoditas strategis untuk mencapai ketahanan pangan maupun sebagai alat kebijakan politik, media kampanye. Beras dinilai menjadi representatif dalam melihat kepedulian politisi kepada petani sebagai upaya menciptkaan kesejahteraan. Beras selalu menjadi fokus dalam rencana kebijakan, pedebatan politik dan menjadi strategi penting politisi menunjukan arah kebijakan. Pentingnya komoditas beras dalam politik erat kaitan dengan sejarah panjang yang menempatkan beras sebagai simbol identitas nasional. Penting melihat urgensi beras sebagai komoditas pangan dibanding komoditas politik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nasution, F. A., Indainanto, Y. I., & Pardede, P. D. K. (2023). Beras Sebagai Komoditas Politik Dalam Pemilihan Umum di Indonesia. Jurnal Kajian Agraria Dan Kedaulatan Pangan (JKAKP), 2(1), 37–43. https://doi.org/10.32734/jkakp.v2i1.13421

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free