Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Krayon Ramah Lingkungan melalui teknologi CRAY-OON di Yayasan Al Kahfi Medan Amplas

  • Hasibuan G
  • Fath M
  • Mulia A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) CRAY-OON bertujuan untuk memanfaatkan minyak jelantah (Waste Cooking Oil, WCO) sebagai bahan dasar pembuatan krayon ramah lingkungan melalui pendekatan kolaboratif di Yayasan Al Kahfi Medan Amplas. Minyak jelantah yang dikumpulkan dari dapur dan lokasi sekitar yayasan diolah melalui proses penyaringan, pencampuran dengan pewarna makanan, dan pencetakan menjadi krayon dengan alat CRAY-OON. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi bagi masalah lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah secara sembarangan, tetapi juga membekali anak-anak dengan keterampilan daur ulang dan wirausaha. Kegiatan PKM CRAY-OON menekankan pentingnya keterlibatan komunitas lokal dalam menjaga lingkungan dan menjadi contoh penerapan ekonomi sirkular. Tantangan utama dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah kualitas minyak yang tidak seragam dan keterbatasan sistem pengumpulan minyak jelantah. Ke depan, perluasan cakupan pengumpulan dan peningkatan kualitas produksi diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan dan dampak program ini. Model CRAY-OON berpotensi diadopsi oleh komunitas lain sebagai kegiatan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, pendidikan, dan ekonomi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hasibuan, G. C. R., Fath, M. T. A., Mulia, A. P., Nasution, D. A. S., Kwek, P., Angel, A., & Michael, M. (2025). Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Krayon Ramah Lingkungan melalui teknologi CRAY-OON di Yayasan Al Kahfi Medan Amplas. ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 6(1), 33–41. https://doi.org/10.53695/jas.v6i1.1140

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free