STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS CHSE DI ISTANA MAIMUN

  • Khairi N
  • Brsinamo P
  • Berliani I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pandemi Covid 19 yang tengah mengguncang dunia saat ini memberikan dampak yang besar bagi banyak sektor, termasuk juga dalam sektor Pariwisata. Pada pandemi sekarang ini sekor Pariwisata menjadi sektor paling tertekan hal ini dapat dilihat dari penurunan kunjungan wisatawan dan juga penutupan Objek` wisata. Tetapi pemerintah khususnya Kementerian Pariwisata berusaha untuk menjalankan pariwisata kembali dalam siap untuk menghadapai pariwisata pasca pandemi mengeluarkan Kebijakan CHSE (Clean, Health, Safety & Environment). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu tentang wisata berbasis CHSE. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan memanfaatkan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan Analisis SWOT   (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat) dapat di ketahui bahwa di Istana Maimun sudah memiliki tekad yang kuat dalam penerapan wisata CHSE. Sumber Daya di Istana Maimun juga sudah melakukan pelatihan khusus yang langsung dilaksanakan oleh pihak terkait ( Pemerintah, Dinas Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) secara proaktif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khairi, N., Brsinamo, P. A., Berliani, I., Bintang, B., & Vrichillya, N. (2021). STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS CHSE DI ISTANA MAIMUN. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, 5(2), 50. https://doi.org/10.20961/habitus.v5i2.59703

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free