SINTESA UNSUR-UNSUR SPIRITUALITAS, BUDAYA, DAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT BALI DALAM MATERI KULIAH AKUNTANSI SOSIAL DAN LINGKUNGAN

  • Kurniawan P
N/ACitations
Citations of this article
69Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendidikan dan pengajaran akuntansi bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang nantinya akan bekerja pada profesi akuntansi. Diharapkan nantinya lulusan yang dihasilkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan profesional yang baik, tetapi juga memiliki kepribadian dan karakter yang baik. Kualitas pendidikan dan pengajaran akuntansi akan menentukan kualitas lulusan yang dihasilkan. Memasukkan unsur-unsur spiritualitas, budaya, dan kearifan lokal seperti konsep tri hita karana, catur purusa artha, manyama braya, paras paros, dan sagilig sagulug salunglung sabyantaka dalam pendidikan dan pengajaran akuntansi khususnya dalam mata kuliah akuntansi sosial dan lingkungan diharapkan dapat membantu untuk menghasilkan lulusan akuntansi yang memiliki kepribadian dan karakter yang baik.Kata kunci: spiritualitas, budaya, kearifan lokal, akuntansi sosial dan lingkungan

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurniawan, P. S. (2016). SINTESA UNSUR-UNSUR SPIRITUALITAS, BUDAYA, DAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT BALI DALAM MATERI KULIAH AKUNTANSI SOSIAL DAN LINGKUNGAN. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 14(1). https://doi.org/10.21831/jpai.v14i1.11369

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free