Abstract
Sistem proteksi pada jaringan tegangan menengah 20 kV feeder A - L1 PS 2 terminal 1 bandara Soekarno-Hatta awalnya menggunakan dua relay diferensial yang tersambung dengan pilot wire pada tiap salurannya. Namun, ada rencana untuk pergantian panel pada busbar utama terminal 1 dimana panel tersebut sudah terdapat relay arus lebih (OCR) sehingga relay diferensial di awal saluran tergantikan oleh relay OCR dan relay diferensial di akhir saluran tidak bisa berpasangan dengan relay OCR pada dua saluran tersebut. Untuk mengatasi hal ini, relay diferensial yang satunya diganti dengan relay arus lebih berarah (DOCR). Pada penelitian ini, dilakukan perencanaan setting relay OCR dan DOCR. Perencanaan tersebut dilakukan dengan perhitungan secara manual, kemudian hasil perhitungan tersebut disimulasikan pada ETAP 12.6.0 untuk memeriksa setting yang benar. Apabila belum benar, maka akan dilakukan setting ulang. Setting relay OCR dan DOCR yang akan digunakan pada jaringan tegangan menengah 20 kV feeder A – L1 PS 2, terminal 1 bandara Soekarno-Hatta, didapat pickup = 0,4 dan Time Multiple Setting (TMS) = 0,15 untuk Relay1 (OCR), pickup = 0,4 dan TMS = 0,05 untuk Relay2 (DOCR), pickup = 0,4 dan TMS = 0,15 untuk Relay3 (OCR), serta pickup = 0,4 dan TMS = 0,05 untuk Relay4 (DOCR).
Cite
CITATION STYLE
Hafiizh, N., Hermawan, H., & Winardi, B. (2018). PERENCANAAN SETTING RELAY ARUS LEBIH (OCR) DAN RELAY ARUS LEBIH BERARAH (DOCR) PADA JARINGAN TEGANGAN MENENGAH 20 KV FEEDER A – L1 PS 2, TERMINAL 1 BANDARA SOEKARNO-HATTA. TRANSIENT, 7(1), 166. https://doi.org/10.14710/transient.7.1.166-173
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.