Abstract
Ketimpangan pendapatan merupakan permasalahan yang sering dihadapi oleh setiap negara, termasuk Indonesia. Pada tahun 2022, ketimpangan pendapatan di Indonesia yang diukur dengan rasio gini mencapai 0,384. Nilai tersebut tergolong sedang dan membutuhkan upaya untuk menurunkannya. Salah satunya adalah meningkatkan aksesibilitas energi. Aksesibilitas energi dapat berdampak negatif terhadap ketimpangan pendapatan melalui interaksi dengan indikator lain. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi antara akses energi dengan pertumbuhan ekonomi dan rata-rata lama sekolah terhadap ketimpangan pendapatan di 34 provinsi Indonesia pada tahun 2015-2022 dengan menggunakan moderated regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan akses energi dapat meminimalisir dampak positif dari pertumbuhan ekonomi dan rata-rata lama sekolah terhadap ketimpangan pendapatan. Dengan demikian, kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan rata-rata lama sekolah terutama di daerah yang masih tertinggal, sebaiknya disertai juga dengan kebijakan pemerataan infrastruktur energi agar ketimpangan pendapatan bisa menurun.
Cite
CITATION STYLE
Wahyuni, R. N. T., & Utami, T. A. (2024). Pengaruh Pendidikan dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia dengan Akses Energi Sebagai Variabel Moderasi: Moderated Regression Analysis. Seminar Nasional Official Statistics, 2024(1), 1031–1040. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2024i1.2122
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.