Abstract
Desa Kuala Satong, terletak di Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, memiliki Kawasan Hutan Mangrove seluas 6 hektare yang dikelola oleh Pokdarwis desa dan berbagai organisasi peduli lingkungan. Meskipun menjadi destinasi wisata, beberapa kendala dihadapi, seperti belum dimanfaatkanya hasil hutan mangrove untuk menjadi produk yang memiliki nailai ekonomi, belum optimalnya pengelolaan paket wisata, dan minimnya pemahaman masyarakat terkait promosi melalui website. Dalam upaya meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, kegiatan pengabdian dilakukan melalui pengolahan buah pedada, pelatihan pengelolaan website, konten media sosial, dan homestay berstandar CHSE. Fokusnya adalah pemahaman tentang paket wisata untuk meningkatkan daya tarik pengunjung. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan buah pedada secara ekonomis serta mendukung pengembangan wisata Hutan Mangrove sebagai destinasi unggulan. Penggunaan website diharapkan dapat meningkatkan publikasi wisata dan produk unggulan Desa Kuala Satong. Hasil pelatihan diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemasaran produk secara berkelanjutan
Cite
CITATION STYLE
Darmanto, D., Martanto, M., & Nova Zulfahmi, A. (2023). Strategi Pemberdayaan Ekonomi Pelatihan Produksi Sirup dan Permen Buah Pedada, Pemasaran Online melalui Website, dan Pengembangan Paket Wisata untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi, 3(2), 684–690. https://doi.org/10.58466/literasi.v3i2.1404
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.