Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: Pertama, mengetahui penetapan peng angoh dalam acara ba ranub. Kedua, untuk mengetahui pengaruh status sosial terhadap nilai peng angoh bagi pihak perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Habitus yang dikembangkan oleh Pierre Bourdieu, melalui teori habitus ini peneliti bertujuan untuk menggali lebih mendalam terkait pengetahuan dan kebiasaan masyarakat. Ada 2 (dua) hasil temuan dalam penelitian ini: Pertama, peng angoh dilihat dari startifikasi sosial (status sosial) laki-laki Biasanya biaya yang dikeluarkan untuk peng angoh dari pihak laki-laki yang status status sosialnya tinggi RP. 1.000.000 dan pihak laki-laki yang status sosialnya rendah Rp. 500.000 Ribu. Keduaproses pada saat ba ranubmempersiapkan hantaran, penyerahan peng angoh dan pembahasan ke tahap pernikahan, proses ketiga adalah pemasangan cincin tunangan, dan prosese keempat penyerahan hantaran.
Cite
CITATION STYLE
Wahyuni, S. (2022). Peng Angoh Dalam Tradisi Ba Ranup Nisam Studi Kasus Di Gampong Cot Leupee Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Sosiologi Dialektika Sosial, 8(1), 56. https://doi.org/10.29103/jsds.v8i1.6517
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.